1. Olfaktori
Sistem
olfaction (penciuman) dan sistem gustatory (pengecapan) disebut sebagai sensasi kimiawi karena
berfungsi untuk memonitor substansi-substansi kimiawi dari lingkungan diluar
tubuh.
Sistem
olfactory merespons subtansi kimiawi
yang ada diluar lingkungan dengan cara menghirup nafas melalui reseptor –
reseptor nasal, sedangkan sistem gustatory
merespons subtansi kimiawi yag terdapat dalam larutan yang berada dirongga
mulut.
Saat
makan, organ penciuman dan organ pengecapan saling berhubungan secara selaras
dalam bereaksi. Molekul – molekul makanan akan menstimulasi reseptor penciuman
dan pengecap yang akan menghasilkan kesan sensasi terintegrasi yang disebut
dengan rasa / flavor. Sehingga, bila seseorang mengalami hambatan dalam
organ penciumannya, maka akan mengalami
kesulitan untuk membedakan dua rasa yang berbeda, seperti rasa apel dan kentang
dan tidak bisa merasakan lezatnya
makanan.