Dalam
kehidupan didunia ini setiap orang ingin merasakan kedamaian dan kebahagiaan.
Mereka berlomba-lomba untuk mencapai kebahagiaan itu meskipun tidak semua dapat
dipenuhi. Ada banyak rintangan yang menyebabkan keinginan itu sulit terjadi,
sehingga mereka akan merasakan kegelisahan, kecemasan dan ketidakpuasan karena
kegagalannya. Dalam buku Prof. Zakiah Drajat, dijabarkan bahwa keadaan yang
tidak menyenangkan itu tidak terbatas kepada golongan tertentu saja, tetapi
tergantung kepada cara orang menghadapi suatu persoalannya. Sehingga dapat
diambil kesimpulan bahwa ketenangan hidup dan ketentraman jiwa bukanlah
didapatkan dari hal materislistik semata, namun lebih tergantung kepada cara
dan sikap dalam menghadapi setiap persoalan tersebut.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Mental. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 Mei 2015
PENGERTIAN KESEHATAN MENTAL
2.1 Sejarah
Perkembangan Kesehatan Mental
Periodisasi
sejarah perkembangan kesehatan mental terbagi menjadi dua, yaitu Era prailmiah
dan Era modern. Ini terjadi karena pengetahuan yang sangat minim di masa itu.
a.
Era
Prailmiah
Pada
masa prasejarah orang-orang menduga bahwa penyebab penyakit mental adalah
syaitan-syaitan, roh-roh jahat, kutukan, magic dan dosa-dosa seperti konsep
primitive animisme. Orang
Yunani percaya bahwa gangguan mental terjadi karena dewa marah dan membawa
pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, mereka mengadakan perjamuan. Oleh
karena itu para penderita penyakit mental dimasukkan dalam penjara di bawah
tanah atau dihukum dan diikat erat-erat dengan rantai besi yang berat dan kuat.
Perubahan sikap
terhadap tradisi animisme terjadi pada jaman Hipocrates (460-467). Dia dan
pengikutnya mengembangkan pandangan revolusioner dalam pengobatan kesehatan
mental, yaitu dengan pendekatan naturalisme. Aliran berpendapat bahwa gangguan
mental atau fisik akibat dari alam.
Dalam perkembangan selanjutnya,
pendekatan naturalistik ini tidak dipergunakan lagi. Dokter Perancis, Philipe
Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan sosial untuk memecahkan
problem penyakit mental. Ia seorang kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris.
Dirumah sakit ini pasienya yang maniac dirantai, diikat ditembok, ditempat
tidur selama 20 tahun atau lebih. Namun, lambat
laun Pinel mengadakan perbaikan dalam menanggulangi orang-orang yang terganggu
mentalnya ini. Masa-masa Pinel dan Tuke ini selanjutnya dikenal dengan masa pra
ilmiah karena hanya usaha dan praksis yang mereka lakukan tanpa adanya
teori-teori yang dikemukakan.
b.
Era Modern
Masa
selanjutnya adalah masa ilmiah, dimana tidak hanya praksis yang dilakukan
tetapi berbagai teori mengenai kesehatan mental dikemukakan. Masa ini
berkembang seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan alam di Eropa. Perubahan yang sangat berarti dalam
sikap dan era gangguan mental yaitu dari animisme (irrasional) dan tradisional
kesikap dan cara yang rasional (ilmiah), terjadi saat berkembangnya psikologi
abnormal dan psikiatri di Amerika Serikat tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush
(1745-1813) sebagai staff medis di rumah sakit Penisylvania, terdapat 24 pasien
yang dianggap lunaties (orang-orang gila atau sakit ingatan). Rush melakukan
usaha lain selain mengurung dan mengguyur air terhadap pasienya, yaitu dengan
cara : memberikan motivasi (dorongan) untuk ingin bekerja, refreshing (mencari
kesenangan).
Langganan:
Postingan (Atom)