Tampilkan postingan dengan label Psikologi Faal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Faal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Oktober 2015

Emotion with Perspective Psychology


Menurut KBBI, emosi adalah luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat atau keadaan fisiologis dan psikologis, seperti senang, sedih, dll.
Emosi berasal dari bahasa Latin, yaitu emovere, yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Daniel Goleman (2002) mengatakan bahwa emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan  psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu, sebagai contoh emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga secara fisiologi terlihat tertawa, emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis.

Kamis, 08 Oktober 2015

Pengaruh Musik Dalam Kestabilan Emosi Bermain Game Flappy Bird

                Saat kita berkonsentrasi kemudian ada gangguan seperti suara bising ataupun suara yang mengganggu konsentrasi kita maka konsentrasi kita akan kacau dan menjadi panik. Emosi terbagi menjadi dua yaitu emosi positif dan emosi negatif. 
               Game flappy bird memancing emosi seseorang, membuat kesal karena banyak orang yang tidak bisa menyelesaikan game ini. Bagi yang belum mahir memainkan game ini maka emosi yang keluar dari seseorang adalah emosi negatif seperti kesal, lain halnya dengan seseorang yang sudah  mahir memainkan game ini, merasa mudah, mendapatkan skor tinggi, dan emosi yang keluar adalah emosi positif seperti senang dan menikmati game ini. Game flappy bird membutuhkan konsentrasi yang tinggi, menstabilkan si burung agar tidak jatuh dan tidak menabrak pipa. Saat diberi gangguan berupa musik rock yang keras, seseorang yang tidak menyukai musik rock ataupun tidak bisa menyelesaikan game apabila diberi gangguan, maka konsentrasi dan stabilitas emosinya akan terganggu, akibatnya ia merasa semakin kesal dan emosi. Lain halnya dengan seseorang yang menyukai musik rock ataupun mahir bermain game ini maka konsentrasi dan stabilitas emosinya tidak terganggu 

Analisis Jurnal
Judul: Pleasure To Play, Arousal To Stay: The Efeect of Player Emotions on Digital Game Preferences and Playing Time
Ditulis Oleh: Karolien Poels, Ph.D, Wouter van den Hoogen, Ph.D, Wijnand Ijsselsteijn, Ph.D, dan Yvonne de Kort, Ph.D

SENSITIFITAS GUSTATORY ANTARA PEROKOK AKTIF DAN PEROKOK PASIF


Lidah merupakan salah satu organ penting yang dimiliki oleh manusia yang mempunyai peran penting dalam kehidupan dalam sistem penginderaan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari manusia akan merasakan berbagai macam rasa dalam indera pengecapannya. Seperti rasa manis, pahit, asam asin dan lain sebagainya.
 Indera pengecapan memiliki fungsi untuk merasakan benda yang akan masuk ke tubuh melalui mulut. Hal ini berfungsi untuk memilah benda apa yang boleh masuk ke tubuh kita dan mana yang tidak. Karena rasa dalam suatu benda bisa jadi dibutuhkan oleh tubuh manusia atau justru berbahaya. Seperti rasa manis yang dibutuhkan tubuh manusia karena rasa manis mengandung bahan yang dibutuhkan tubuh.

[Review Article Journal] Memahami proses Persepsi Indera Pengecapan melalui eksperimen


ANALISA
Jurnal Pendukung
Jurnal pendukung : Peningkatan Ambang Persepsi dan Ambang Identifikasi Pengecapan Akibat Minuman Dingin Rasa Manis
Ditulis oleh            : Vinna K. Sugiaman
Instansi                  : Program Studi Kedokteran Gigi, Universitas Kristen Maranatha,
 Jl. Prof. drg. Suria Sumantri MPH No. 65 Bandung 40164 Indonesia
Website                  : scholar.google.com

Abstrak
Suhu minuman dapat mempengaruhi fungsi pengecapan, yaitu berkurangnya ketajaman mendeteksi rasa manis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel sejumlah 50  naracoba yang berusia antara 18-25 tahun dengan jenis kelamin pria dan wanita. Bahan yang digunakan adalah larutan sukrosa dengan konsentrasi 0,0006 M sampai 0,06 M. 

Sistem Olfaktori dan Somatosensori


1.  Olfaktori
Sistem olfaction  (penciuman) dan sistem gustatory (pengecapan) disebut sebagai sensasi kimiawi karena berfungsi untuk memonitor substansi-substansi kimiawi dari lingkungan diluar tubuh.
Sistem olfactory merespons subtansi kimiawi yang ada diluar lingkungan dengan cara menghirup nafas melalui reseptor – reseptor nasal, sedangkan sistem gustatory merespons subtansi kimiawi yag terdapat dalam larutan yang berada dirongga mulut.
Saat makan, organ penciuman dan organ pengecapan saling berhubungan secara selaras dalam bereaksi. Molekul – molekul makanan akan menstimulasi reseptor penciuman dan pengecap yang akan menghasilkan kesan sensasi terintegrasi yang disebut dengan rasa / flavor. Sehingga, bila seseorang mengalami hambatan dalam organ  penciumannya, maka akan mengalami kesulitan untuk membedakan dua rasa yang berbeda, seperti rasa apel dan kentang dan tidak bisa merasakan  lezatnya makanan.

Indera Pengecapan kaitannya dengan Persepsi Psikologis

Sebagaimana telah diketahui bahwa persepsi ialah proses peng-integrasian dalam diri individu terhadap stimulus yang diterima. Perbedaan persepsi pada individu tergantung pada motivasi, kebutuhan, titik fokus dan tergantung pada pengalaman informasi yang diterima oleh individu.Stimulus yang diterima oleh indera (V-K-O-G) dan diartikan menurut pengalaman masing-masing setiap individu. Salah satu dari indera reseptor yang akan dibahas dalam makalah ini ialah Gustatori atau indera pengecapan.
Persepsi pengecapan atau rasa didapatkan dari indera pengecap yaitu lidah.Pengecap atau gustasi adalah suatu bentuk kemoreseptor langsung dan merupakan satu dari lima indra tradisional. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu zat seperti makanan atau racun. Pada manusia dan banyak hewan vertebrata lain, indra pengecapan terkait dengan indra penciuman pada persepsi otak terhadap rasa. Sensasi pengecapan klasik mencakup manis, asin, masam, dan pahit. Belakangan, ahli-ahli psikofisik dan neurosains mengusulkan untuk menambahkan kategori lain, terutama rasa gurih (umami) dan asam lemak.Sel reseptor pengecapan pada manusia ditemukan pada permukaan lidah, langit-langit lunak, serta epitelium faring dan epiglotis.