Muslim Fashion in the Qur'an:
O
ye Children of Adam! We have bestowed raiment upon you to cover your
shame, as well as to be an adornment to you. But the raiment of
righteousness,- that is the best. Such are among the Signs of Allah,
that they may receive admonition! (Al Qur'an Surah 7:26)
Minggu, 21 Juli 2013
Rabu, 10 Juli 2013
..Happy Fasting ^.^
::
Selamat datang ya Ramdhan.,
jika hati salah menafsir, jika kata
merangkai dusta, bila tingkah menoreh luka, Mohon maaf lahir dan
bathin.,
jadikan lapar mengajari kita rendah hati, tadarus untuk memahami
kitab suci, tarawih mendekatkan diri pada ILAHI.,
mari kita jalankan
puasa dg hati yg suci, tingkah dan perkataan yg bersih ::
(Ramadhan
1434 H)
Minggu, 02 Juni 2013
Lelucon dan Kesedihan...
Alkisah,
ada seorang pemuda memasuki sebuah cafe yang padat pengunjung. Kemudian si Pemuda menceritakan sebuah lelucon dan semua pengunjung yang hadir tertawa. kemudian pemuda itu keluar lagi.
Setelah beberapa jam, si Pemuda ini datang lagi dan menceritakan sebuah lelucon yang sama. hanya sebagian pengunjung cafe yang tertawa. kemudian Pemuda itu keluar.
Setelah beberapa menit, Pemuda ini masuk lagi kedalam cafe dan menceritakan lelucon yang sama. hanya beberapa pengunjung yang tertawa mendengarnya.
Sampai beberapa kali Pemuda ini keluar-masuk Cafe dan menceritakan hal yang sama. hingga tidak ada seorangpun yang tertawa mendengar leluconnya.
Pemuda ini kemudian berbiara lagi kepada pengunjung dengan sangat berwibawa.
"Mendengar lelucon yang sudah berulang kali di dengar kita tidak tertawa. seharusnya begitu juga dengan kesedihan yang menimpa kita. berkali-kali masalah yang sama itu datang. seharusnya kita tidak menangis. dan bisa lebih tegar menghadapinya"
Keep Smile yaa teman.
Semua masalah yang datang, pasti akan indah pada waktunya.
Happy Weekend.
ada seorang pemuda memasuki sebuah cafe yang padat pengunjung. Kemudian si Pemuda menceritakan sebuah lelucon dan semua pengunjung yang hadir tertawa. kemudian pemuda itu keluar lagi.
Setelah beberapa jam, si Pemuda ini datang lagi dan menceritakan sebuah lelucon yang sama. hanya sebagian pengunjung cafe yang tertawa. kemudian Pemuda itu keluar.
Setelah beberapa menit, Pemuda ini masuk lagi kedalam cafe dan menceritakan lelucon yang sama. hanya beberapa pengunjung yang tertawa mendengarnya.
Sampai beberapa kali Pemuda ini keluar-masuk Cafe dan menceritakan hal yang sama. hingga tidak ada seorangpun yang tertawa mendengar leluconnya.
Pemuda ini kemudian berbiara lagi kepada pengunjung dengan sangat berwibawa.
"Mendengar lelucon yang sudah berulang kali di dengar kita tidak tertawa. seharusnya begitu juga dengan kesedihan yang menimpa kita. berkali-kali masalah yang sama itu datang. seharusnya kita tidak menangis. dan bisa lebih tegar menghadapinya"
Keep Smile yaa teman.
Semua masalah yang datang, pasti akan indah pada waktunya.
Happy Weekend.
Langganan:
Postingan (Atom)




