Kamis, 09 Juni 2011

melemahkan fungsi otak

Dalam seminar mengenai dampak pornografi terhadap kerusakan otak di Jakarta, ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD mengatakan bahwa adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.

“Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya,” kata Hilton serta menambahkan adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori. Kondisi itu, tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.

“Dan kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain,”

12 fatamorgana tentang pornografi yang terlanjur tercipta secara tidak sengaja oleh otak kita:

Rabu, 08 Juni 2011

.. because of you ..

*karena dirimu aku tidak pernah menyimpang terlalu jauh dr jalur cintamu..
*kebaikanmu selalu mengalir dalam denyut nadiku..

I will not make the same mistakes that you did
I will not let myself
Cause my heart so much misery
I will not break the way you did,
You fell so hard
I’ve learned the hard way
To never let it get that far
Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid
I lose my way
And it’s not too long before you point it out
I cannot cry
Because I know that’s weakness in your eyes
I’m forced to fake
A smile, a laugh everyday of my life
My heart can’t possibly break
When it wasn’t even whole to start with
Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid
I watched you die
I heard you cry every night in your sleep
I was so young
You should have known better than to lean on me
You never thought of anyone else
You just saw your pain
And now I cry in the middle of the night
For the same damn thing
Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you
I try my hardest just to forget everything
Because of you
I don’t know how to let anyone else in
Because of you
I’m ashamed of my life because it’s empty
Because of you
I am afraid
Because of you
Because of you

Selasa, 07 Juni 2011

Tuhan

banyak kepercayaan yang menganggap bahwa tuhan yang Maha Esa adalah Tuhan mereka.. smua mengutarakan pendapatnya secara terbuka. padahal mereka salah dalam mengartikan ketuhanan yang Maha Esa.. Tuhan tidak beranak dan tidak di per anakkan.. 
dalam diri kita harus tertanam bahwa adanya tuhan adalah suatu kebenaran adanya yang tidak bisa terbantahkan bahwa Tiada Tuhan selain Dia yang Maha Esa.
menurut immanuel kant - kebenaran adanya tuhan adalah kebenaran postulat yaitu kebenaran tertinggi dalam tingkat kebenaran. kebenaran yang tak terbantahkan. kebenaran yang berada di luar jangkauan indera, akal, dan ilmu pengetahuan. itulah yang disebut postulat, yaitu dalil teoritis yang berada di luar jangkauan pembuktian teoritis.
adanya tuhan bukan karena pikiran kita mengatakan bahwa tuhan itu ADA. 
tetapi karena tuhan itu memang kebenaran adanya dan telah ad terdahulu sebelum alam semesta beserta isinya ini tercipta.
kita bisa merasakan kehidupan tuhan melalui pori-pori yang mengeluarkan keringat. hembusan dan tarikan nafas kita mengeluarkan udara yang jika di ciptakan oleh tekhnologi atau ilmu pengetahuan yang ada.
Tuhan itu indah dengan segala kebenaran yang ada dalam faktanya.. tiada sekutu baginya.

*renungan
*kebenaran postulat

Senin, 06 Juni 2011

.. Sajak Isolasi ..

bagaimana keindahannya yg menyilaukan..
melebur dalam hatiku..
ketika cinta mengisolasiku dg penanya yg sangat tajam..
ketika anak panahnya mnghunjam dlm lubuk hati ku..
saat smua trperangah dg keindahan dunia..
ak dsni terpuruk dlm kubangan kenistaan..
kau nodai aku dengan cinta yg melukai batinku..
melesak dalam lorong jiwa yang sangat gelap..
cinta melekatkan kubunya dg erat..
mendekap sluruh jiwa ku utk hanyut d dlm'a..
sajak ini sajak isolasi..
yg mnyatukn dua hati dalam satu kotak..
tanpa ada pemisah krn ruang isolasi..


*newbie edun bikin sajak

Minggu, 05 Juni 2011

Sebuah Permainan -part II- (revisi)

Ada ya permainan yang mematikan karakter orang? Ya ada lah, contohnya: main Game The Sims sampai mata merah, otot kaku dan ambeien karena nggak pernah pindah ke aktifitas yang lain. Bagaimana mau ganti aktifitas, wong melirik ke tempat lain saja ogah. Lagian, ada-ada saja sih Fania. Main Game seharian suntuk dari pulang sekolah sampai malam, tak pernah bosan. Padahal ini masih game yang tingkat ecek-ecek, alias nggak butuh pemikiran yang berarti. Mungkin inilah evolusi permainan anak-anak cewek yang dulunya berupa rumah-rumahan, bongkar pasang, Barbie, dan main peran.
Uuhh, rasanya pengen narik-narik rambutnya yang ikal. Sudah satu jam Aku bengong ngeliatin Dia main game nggak mutu itu.
“Sabar ya Gus, bentaaarrr aja” nyadar juga dari tadi dirinya di tungguin.
“He-eh, ampe jamuran juga gue tungguin” sahutku kesal.
“Oke oke, sedikiiittt lagi Gus” Aku melengos, sudah ribuan kali aku mendengar -sebentar lagi-sedikit lagi- kenapa nggak sekalian ‘sepuluh jam lagi ya Gus’. Biar Aku bulukan sekalian disini. Sebenarnya siapa sih yang menciptakan Game ini? Bikin sewot aja. Kalau nanti suatu hari bertemu sama yang bikin game sialan ini, pengin Aku bacok, biar kapok. Yang di tungguin malah tambah asyik lagi.
“Fan, jangan sampe gue cabut tipinya ya. Biar gue umpetin di gudang.belakang” Ancamku,
“Oke, sekarang lo mau ngapain?” Tanya Fania sembari membereskan PSnya.
“Ngerjain tugas Fan, emang lo udahan bikin tugas dari Pak Mukri?” kesal juga dari dua jam yang lalu di cuekin, eh, dia malah baru nyadar apa tujuanku datang kesini. Huuuuhhh, ingin rasanya menjitak rambut kuncir duanya itu.
“Belum Gus, lo udah yaa emangnya?” tanyanya balik
“Huh, justru itu Fan Gue dating ke sini. Klo nggak mau ngerjain PR, ngapain gue repot-repot dating ke rumah lo ?” dengusnya “Yaudah yuk Fan kerjain di Gazebo sana” Tunjuknya ke arah belakang rumah.

Yaa itu memang tempat favorite kami berdua, biasa ngerjain PR bareng sampei ngobrol ngalor-ngidul membunuh waktu luang. Sahabatku ini memang luar biasa pendiam, padahal sudah jelas Dia ini perempuan tulen. Tapi diemnya bisa mengalahkan kucing Anggoraku yang pemalas. Ya yaa, Fania ini sudah 10 tahun terakhir tinggal di rumah sebelahku, keluarganya ramah dan baik kepadaku, tapi karena terlalu sibuk, ia selalu ditinggal sendirian di rumah. Kasihan Fania, seorang anak tunggal yang kesepian.
*** 
            Sore yang cerah ini Aku dan Fania jalan-jalan bersepedah keliling komplek. Lembayung senja yang keorenan begitu indah di langit angkasa yang luas. Kicau burung pun turut meramaikan sore yang apik. Sinar hangat mentari sore menyinari jalan-jalan yang kami telusuri sepanjang sore.
            Di persimpangan ujung jalan sana ada sebuah danau yang tidak begitu luas. Tapi cukup nyaman. Bebek-bebek riang berenang di danau yang terlihat tenang dan tercium semilir angin sejuk yang berhembus perlahan.
            Hei, Fania begitu lucu mengenakan kaus pink dan celana kargo ¼ kaki itu. Membuatku terpana melihatnya berceloteh riang dengan bebek-bebek. Aku pikir Bebek itu pasti tidak mengerti apa yang diucapkan si Bawel Fania. Sebenarnya Fania tidak terlalu pendiam, hanya saja jika ia sedang bermain Game The Sims itu membuatnya lupa waktu. lupa makan, lupa buat PR, lupa mandi dan banyak aktifitas yang tidak ia kerjakan selama seharian penuh. Tapi ia juga tidak cerewet seperti cewek lain pada umumnya. Dia cenderung lebih kalem dibanding teman-teman dikelas. Itu sebabnya aku senang berlama-lama disamping Fania. Lucu, menggemaskan, menyenangkan, anggun, dan menawan. Aaahh itu hanya penggambaran khayalanku yang berlebihan, tapi aku sangat yakin bahwa Fania begitu menyenangkan.

“Kamu tau nggak Gus?” Tanya Fania yang berdiri di ujung Danau, tangannya tak henti melempari remah-remah biscuit pada bebek-bebek yang bergerumul.
            “Tau apa Fan?” tanyaku balik, mataku sambil sesekali bergantian melihat bebek dan kanvas di tanganku.
            “Bebek-bebek ini sebenarnya mereka tidak lapar” aku tersentak mendengarnya.
            “Bagaimana mungkin? Mereka lahap semua sampai berebutan” sahutku
            “Iya, sebenarnya hanya 1 bebek yang lapar, tapi yang lain mengikuti padahal ia sedang tidak lapar” Fania menengok padaku dan tersenyum, kemudian melanjutkan ucapannya kembail “Seperti manusia, melihat orang punya mobil ia juga ingin. Melihat orang punya handphone ‘smartphone’ ia juga ingin”
            “Betul, manusia itu tidak pernah akan merasa puas dengan yang ia miliki”
            “Maka dari itu, manusia diberi akal. Agar bisa mengendalikan keinginan mereka. Memiliki keinginan itu boleh, tapi harus ada manfaat dan tujuan yang jelas atas keinginan itu” kata Fania menambahkan.
            Cengirannya memamerkan barisan gigi-giginya yang putih. Membentuk setitik lesung indah pd pipinya yg merona diterpa sinar mentari senja.

Sabtu, 04 Juni 2011

Coding Perilaku ..


          Orang yang sedang sakit gigi pasti merasakan sakit yang amat, sehingga membawa ia untuk segera memerikasakan diri ke dokter gigi. Ketika berada di dalam klinik dokter gigi, ia akan ditanya oleh sang dokter seputar permasalahan giginya. Mungkin sakitnya karena gusinya yang bengkak, tumbuh gigi, gigi rapuh dan bolong, atau juga nyilu karena minum terlalu dingin dan terlalu panas. Hal seperti ini juga akan terjadi kepada para pasien yang mengalami gangguan kejiwaan yang sedang berobat di sebuah klinik psikiater. Dokter-dokter psikiater ini juga akan menanyakan masalah-masalah yang ia hadapi seputar kondisi psikisnya.
          Di dalam ilmu psikologi terdapat metode-metode yang sering digunakan oleh para ahli psikologi untuk menangani kasus yang dihadapi oleh pasiennya. Di sini kita akan sedikit membahas tentang pendekatan perilaku yang berarti, tingkah laku datang karena adanya stimulus sehingga menimbulkan respon.
Definisi dari pendekatan perilaku sendiri yaitu berarti tingkah laku seperti refleksi tanpa kerja mental sama sekali. Melalui sikap seseorang yang mungkin menentukan tindakan nyata dan tindakan yang dilakukan individu dalam kehidupan sosialnya. Seperti misalnya jika dia berhasil maka akan memperoleh reward atau penghargaan. Tetapi sebaliknya, jika ia melakukan kesalahan maka akan menerima punishment atau hukuman.
          Sedikit sekali psikolog pada saat sekarang yang mendefinisikan secara kaku pokok persoalan studinya dengan jalan mengeluarkan atau tidak memasukkan bagian-bagian utama dari kegiatan manusiawi. Sekalipun para psikolog Amerika pada umumnya sesuai dalam anggapannya dan berpendapat bahwa pokok persoalan psikologi adalah tingkah laku. Namun tetap terdapat perbedaan besar sekali dalam pendapat mereka mengenai hal-hal apa saja tepatnya yang harus dimasukkan dalam kategori tingkah laku tersebut. Dalam pengertian paling luas, tingkah laku ini mencakup segala sesuatu yang dilakukan atau di alami seseorang. Ide-ide, impian-impian, lari, menggerakkan kapal angkasa dan reaksi-reaksi dari kelenjar semua itu adalah tingkah laku. Dalam pengertian lebih sempit, tingkah laku dapat dirumuskan : Hanya mencakup reaksi yang dapat diamati secara umum atau objektif.
Definisi ini tidak memasukkan gejala yang disadari seperti berfikir, merasa, berpendapat, mempertimbangkan dan yang semacam itu, terkecuali apabila hal-hal tersebut memang sengaja di pelajari sebagai akibat dari tingkah laku tadi.